Sunday, 3 January 2016

Dikala Pergantian Tahun Baru di Kalimantan Barat


Tahun baru telah usai. Kemeriahan pergantian tahun 2015, disambut suka cita diberbagai belahan dunia. Di Kalimantan Barat misalnya. Disebuah desa di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, warga sejak pagi berbondong-bondong mencari ikan ke sungai.

“Cari ikan ke sungai untuk tahun baru. Ini lumayan dapat banyak ikannya,” ujar warga setempat bernama Yuliani, saat bercerita hari ini, Sabtu 2 Januari 2016.

Setelah ikan terkumpul, ia menuturkan, dibagi-bagi. Tujuannya supaya adil merata supaya warga dapat  membakar ikan pada saat tahun baru tiba.

Di perbatasan RI-Malaysia, tepatnya di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dua pekan sebelum tahun baru, mereka sudah bergotong royong mengumpulkan kayu-kayu bekas untuk api unggun.

Menurut warga perbatasan RI-Malaysia, Alpinus, hal tersebut sudah biasa dilakukan warga.

“Ini sudah tradisi kami di sini. Kami selalu gotong royong. Karena gotong royong bagi kami adalah kewajiban. Jadi apapun bentuknya, kami selalu gotong royong. Karena dengan gotong, hal apapun jadi mudah,” ucapnya, yang mengaku bangga terhadap NKRI.

Sementara itu di ibukota provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, hingar binger pergantian pun sangat terasa. Warga dari pukul 13.00 WIB, sudah menyalakan full musik di pinggiran jalan. Bak seperti di diskotik, warga berjoget dengan riang hingga dini hari tiba.

Pesta kembang api pun dimulai sejak pukul 19.00 WIB (waktu Indonesia bagian barat). Dentuman suara kembang api seperti perang. Peka telinga dibuatnya. (Aceng Mukaram)

Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Comments+ 0 komentar:

Entri Populer