Thursday, 28 January 2016

Pendapatan Sopir Oplet di Pontianak Menurun

 Halil (60) bersama oplet kesayangannya. (foto: Aceng Mukaram)

Halil (60) tampak melamun di sebuah angkutan kota. Dia adalah pengemudi oplet (sebutan angkutan kota di Kota Pontianak). Pria yang  tinggal di Jalan Hasanudin, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, itu mengeluh hasil pendatannya menurun drastis.

"Susah sekarang ini. Pas-pas setor aja. Sekarang banyak motor. Rp 500ribu udah dapat motor. Makanya penumpang sepi. Susah sekarang," tutur Halil, saat dijumpai pangkalan oplet di Jalan Adi Sucipto, Kota Pontianak.

Sehari-hati Halil membawa penumpang melayani Rute Kapuas -RSUD dr Soedarso dengan jarak tempuh 5 km. "PP 10 kilo meter. Penumpang bayar jarak dekat jauh Rp 5 ribu," ucapnya.

Halil mengaku turun dari rumahnya sejak subuh. Itu dilakukan demi mendapatkan upah dari jasa angkutan dengan cara mengemudi oplet. "Saya turun dari jam 4 subuh baru dapat Rp 50ribu," tuturnya mengeluh.

Dahulu, kata dia, mendapatkan uang Rp 100 ribu sangat mudah. ‎"Kalau dulu nyaman, cari duit Rp 100ribu satu jam dapat pada tahun 1980. Sekarang mana ada dapat segitu. Sekarang dapat Rp60ribu aja susah. Ini dari pasar aja hanya dapat satu penumpang," jelasnya.

Halil bercerita, banyak oplet di Kota Pontianak dijual pemiliknya dikarenakan sudah tidak mampu lagi untuk biaya perawatan.

"Banyak juga olplet-oplet dijual pemiliknya. Setoran Rp 50ribu sama pemilik oplet ini. Ini oplet yang saya pakai aja sampai ada yang nawar Rp 5 juta untuk dijadikan angkutan barang," ucapnya.

Halil mengaku, sudah sudah puluhan tahun menjadi sopir oplet. ‎"Saya dari tahun 1980 sudah bawa oplet ini. Saya mulai ongkos Rp200,- dan sekarang ongkosnya Rp 5ribu. Pokoknya sudahlah cari makan sekarang. Lah ini contohnya. Saya punya anak 6. Cucu 3. Ya semoga aja pemerintah memperhatikan nasib kami. Karena selama ini kami tak pernah dapat penyuluhan apa-apa dari dinas terkait," ujarnya. (Aceng Mukaram)
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

Comments+ 0 komentar:

Entri Populer